Jadilah ter-update dengan join saluran Whatsapp milihilmu! Gas, Boi

Barangkali yang dicari

Libas Soal Panjang UTBK dengan Teknik Skimming dan Scanning: Perbedaan, Mekanisme, dan Latihan Soal

Menganalisis Bacaan dengan Cepat dan Cermat, Emang Bisa?


Pejuang PTN pasti tidak asing dengan subtes bacaan berupa Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU), Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM), dan Literasi Bahasa Indonesia di UTBK-SNBT, bukan?


Subtes-subtes tersebut identik dengan soal literasi yang panjang sehingga membutuhkan kemampuan memahami bacaan secara cepat dan cermat.


Namun, jangan khawatir karena milihilmu.com punya solusinya. Baca strategi berikut dan segera tingkatkan kemampuanmu!


Memperbanyak Latihan Soal

Memperbanyak latihan soal menjadi cara paling efektif untuk membangun kesiapan dalam mengerjakan UTBK. Dengan sering berlatih, sobat milihilmu pasti akan terbiasa menghadapi berbagai macam soal-soal UTBK. Akan tetapi, berlatih saja tidak cukup loh, sobat! 

Setelah mengerjakan latihan soal, sobat milihilmu disarankan melakukan evaluasi. Evaluasi tersebut dapat dilakukan dengan mengoreksi jawaban dan mempelajari pembahasannya. Oleh karena itu, sebaiknya sobat milihilmu mengerjakan latihan soal yang memiliki kunci jawaban dan pembahasan. Selain dapat mengetahui keakuratan jawaban, hal ini akan membantu sobat milihilmu memahami konsep pengerjaan dan materi-materi baru, loh! 

Melatih Kebiasaan Membaca
Dalam subtes literasi, kebiasaan membaca sangat membantu meningkatkan kemampuan analisis bacaan. Hal ini pun akan membuat sobat milihilmu tidak kebingungan saat menghadapi soal teks yang panjang. 

Menyesuaikan teks-teks soal UTBK-SNBT milik SNPMB yang identik dengan narasi informatif, Sobat milihilmu disarankan rutin membaca artikel atau berita-berita terkini di website online, baik yang berkaitan dengan rumpun ilmu sosial humaniora maupun sains dan teknologi. 

Sembari membaca, sobat milihilmu disarankan menganalisis gagasan utama dalam setiap paragraf yang sobat baca, serta peka terhadap 5W+1H dari bacaan tersebut. 

Memperhatikan Waktu
Selain fokus terhadap soalnya, sobat milihilmu harus memperhatikan durasi dengan baik. Sobat milihilmu dapat membagi waktu per soal menyesuaikan dengan waktu tiap subtes. 

Misalnya, subtes Pengetahuan dan Pemahaman Umum memiliki 20 butir soal dengan durasi pengerjaan selama 15 menit. Agar semua soal terjawab, sobat milihilmu dapat membatasi 1 soal dengan durasi 40 detik. 

Sobat milihilmu bisa langsung berpindah soal jika waktunya melebihi batas durasi. Hal ini dilakukan supaya waktu tidak habis di satu soal susah sehingga soal-soal lain yang mudah tidak bisa terjawab karena kehabisan waktu.  

Kemudian, sisa durasi baru digunakan untuk melengkapi soal-soal yang belum terjawab.

Menguasai strategi memahami bacaan
Menganalisis soal bacaan dengan membaca keseluruhan isi teks dinilai tidak efektif karena menguras waktu terlalu banyak. Untuk itu, dibutuhkan strategi memahami bacaan dengan cepat dan tepat supaya waktu dapat dimanfaatkan dengan baik. Strategi ini dapat sobat milihilmu lakukan dengan menggunakan teknik skimming dan scanning.

Apa sih teknik skimming dan scanning itu?

Teknik skimming merupakan teknik membaca cepat. Teknik ini bertujuan untuk menentukan intisari pada bacaan. 

Sobat milihilmu dapat melakukan teknik skimming dengan mekanisme sebagai berikut.

1. Cermati pertanyaan agar dapat menentukan teknik mana yang efektif digunakan, skimming atau scanning.
2. Apabila yang ditanyakan berupa kesimpulan, gagasan utama, saran, solusi, atau penilaian terhadap suatu teks, gunakan teknik skimming.
3. Fokus pada awal dan akhir kalimat dalam setiap paragraf untuk menentukan ide pokoknya.
4. Baca opsi jawaban untuk menentukan pilihan yang tepat.

Misalnya pada soal berikut.

Perhatikan teks berikut untuk menjawaab soal. 
(1) Faktor pendorong adanya Vote Buying dalam kampanye pemilu terbagi menjadi faktor internal dan faktor eksternal. (2) Faktor internal yaitu hasrat kandidat untuk terpilih. (3) Kandidat akan melakukan strategi kampanye yang paling tepat sasaran demi kesuksesannya menduduki tahta pemimpin. (4) Sementara itu, faktor eksternal yaitu tingkat ekonomi rakyat yang rendah. (5) Kemiskinan membuat orang berpikir secara wajar untuk mendapatkan laba ketika menerima uang dari partai politik (Munawaroh, 2022). (6) Terbukti, masyarakat yang lebih mudah menerima imbalan Vote Buying adalah masyarakat kelas menengah ke bawah dengan tingkat pendidikan yang rendah.   
  
Ide pokok yang tepat dari teks tersebut adalah...  
A. Faktor internal Vote Buying yaitu hasrat kandidat, sedangkan faktor eksternal yaitu  tingkat ekonomi rakyat. 
B. Faktor pendorong Vote Buying terdiri atas faktor internal dan faktor eksternal. 
C. Masyarakat menengah ke bawah lebih mudah menerima Vote Buying. 
D. Faktor pendorong Vote Buying terbagi menjadi dua. 
E. Faktor hasrat kandidat dan kemiskinan adalah faktor pendorong Vote Buying.

Jawaban: B 

Untuk menentukan jawaban yang tepat, kamu cukup melakukan mekanisme seperti yang telah dijelaskan. Soal tersebut bertanya mengenai ide pokok paragraf. Jadi, teknik yang harus digunakan adalah teknik skimming. 

Selanjutnya, fokuslah kepada kalimat awal atau akhir paragraf terlebih dahulu karena ide pokok biasanya termuat di antara keduanya. Dengan demikian, ide pokok dapat terjawab dengan cepat dan tepat, yaitu Faktor pendorong Vote Buying terdiri atas faktor internal dan faktor eksternal (B). 

Sudah memahami teknik skimming? Lanjut teknik scanning, yuk!

Teknik scanning merupakan teknik membaca yang dilakukan hanya dengan membaca bagian pentingnya saja. Teknik ini dilakukan untuk mendapatkan suatu informasi tertentu dalam teks yang panjang tanpa harus membaca keseluruhan isi teks. Berikut mekanismenya.

1. Cermati pertanyaan agar dapat menentukan teknik mana yang efektif digunakan, skimming atau scanning.

2. Apabila yang ditanyakan  berkaitan dengan 5W+1H (what, who, when, where, why, how) atau informasi tertentu dalam bacaan, gunakan teknik scanning.

3. Jika pertanyaan sudah spesifik, langsung tentukan kata kunci dari pertanyaan. 

4. Jika pertanyaan yang ada membutuhkan analisis satu per satu opsi jawaban, tentukan kata kunci dari tiap opsinya. 

5. Carilah informasi yang sesuai dengan kata kunci.

6. Abaikan bacaan yang tidak memiliki atau tidak berkaitan dengan kata kunci.

7. Pilihlah jawaban yang tepat.


Misalnya pada soal berikut.

Perhatikan teks berikut untuk menjawaab soal. 

(1) Faktor pendorong adanya Vote Buying dalam kampanye pemilu terbagi menjadi faktor internal dan faktor eksternal. (2) Faktor internal yaitu hasrat kandidat untuk terpilih. (3) Kandidat akan melakukan strategi kampanye yang paling tepat sasaran demi kesuksesannya menduduki tahta pemimpin. (4) Sementara itu, faktor eksternal yaitu tingkat ekonomi rakyat yang rendah. (5) Kemiskinan membuat orang berpikir secara wajar untuk mendapatkan laba ketika menerima uang dari partai politik (Munawaroh, 2022). (6) Terbukti, masyarakat yang lebih mudah menerima imbalan Vote Buying adalah masyarakat kelas menengah ke bawah dengan tingkat pendidikan yang rendah.

Pernyataan yang paling tidak mungkin benar dalam teks di atas adalah...  

A. Faktor internal Vote Buying yaitu hasrat kandidat, sedangkan faktor eksternal yaitu  tingkat ekonomi rakyat. 
B. Faktor pendorong Vote Buying terdiri atas faktor internal dan faktor eksternal. 
C. Masyarakat menengah ke bawah lebih mudah menerima Vote Buying. 
D. Faktor pendorong Vote Buying terbagi menjadi dua. 
E. Faktor kemiskinan adalah faktor utama pemicu Vote Buying.

Jawaban: E

Untuk menentukan opsi yang paling tidak mungkin benar, kamu harus menganalisis satu per satu opsi jawaban. Oleh karena itu, teknik yang tepat digunakan adalah teknik scanning. 

Baca masing-masing opsi, lalu periksa kesesuaiannya dengan bacaan. Pastikan kamu sudah menentukan kata kunci. Berikut kata kunci yang dapat digunakan.

Opsi A: Faktor internal eksternal

Opsi B: Faktor pendorong

Opsi C: Masyarakat menengah ke bawah

Opsi D: Faktor pendorong

Opsi E: Kemiskinan

Ingat ya!, opsi yang kamu pilih harus sesuai dengan teks. Oleh karena itu, perhatikan setiap opsi yang memiliki kemiripan agar kamu tidak terkecoh. Pilihlah yang paling sesuai.

Teknik skimming dan scanning dapat digunakan secara terpisah ataupun bersamaan. Oleh karena itu, perhatikan soal dengan baik sebelum masuk ke bacaan, ya! 

Hal ini harus dilakukan supaya sobat tidak perlu membuang-buang waktu karena membaca teks secara berulang-ulang.

Nah, setelah menguasai teknik skimming dan scanning, sobat milihilmu pastinya lebih siap dan percaya diri untuk mengerjakan soal UTBK, dong!

Waktu terbatas? Sikaaattt. Mari buktikan dengan mengerjakan latihan berikut!



-[tombol mulai]-->

Posting Komentar

Kurang mengerti dengan artikel diatas, ingin menanyakan sesuatu yang kurang jelas atau ingin meninggalkan jejak? Silakan gunakan Kotak Komentar!. Jika Anda ingin meletakkan kode HTML pada kotak komentar, gunakan tools HTML Parser But, remember! Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan, tanpa iklan, spam politik, porno, dan hal - hal negatif lainnya. Terima kasih!
Scroll ke atas untuk berlangganan konten semoga berkah selamat menikmati~